Mengenali jenis-jenis atau klasifikasi api merupakan bagian penting dalam perencanaan keselamatan. Jenis api yang berbeda melibatkan material yang berbeda serta membutuhkan penanganan yang berbeda pula. Kesalahan dalam memilih tipe alat pemadam kebakaran yang tidak sesuai dengan jenis api dapat menimbulkan masalah yang lebih besar.

korsleting listrik 3

Tipe Api pada Kebakaran Listrik

Dalam klasifikasi api, kebakaran listrik masuk dalam kategori api kelas C. Sesuai dengan namanya, kebakaran listrik bersumber dari sumber tenaga listrik. Sumber tenaga yang terkait langsung dengan penyebab kebakaran listrik bisa berupa:

  • Kerusakan kabel
  • Penggunaan peralatan listrik yang overload
  • Korsleting listrik
  • Sistem wiring yang tidak sempurna
  • Pemasangan system lampu yang tidak tepat, dan lain sebagainya

Pada dasarnya, semua area yang melibatkan penggunaan peralatan listrik ataupun sistem wiring memiliki potensi terjadinya kebakaran listrik.

Pada saat api terjadi di peralatan seperti TV, komputer, dan peralatan elektronik lainnya, aliran listrik yang mengalir pada peralatan tersebut menjadi sumber percikan api secara terus menerus. Percikan yang muncul akan membesar dan merambat ke material lain di sekelilingnya mulai dari material umum seperti kayu dan kertas hingga material yang lebih berbahaya seperti bahan bakar cair.

Cara Memadamkan Kebakaran Listrik (Api Kelas C)

Api dapat muncul berkat keberadaan 3 elemen utama yaitu material yang dapat terbakar, oksigen, dan bahan bakar. Untuk dapat memadamkan api, Anda perlu menghilangkan atau menutup akses terhadap salah satu elemen tersebut. Dalam kebakaran listrik, elemen yang menjadi bahan bakar api adalah aliran listrik itu sendiri dan material yang dapat terbakar meliputi peralatan elektronik dimana listrik mengalir.

kebakaran toko

Untuk memadamkan kebakaran listrik, disarankan untuk mematikan sumber listrik terlebih dahulu jika memungkinkan. Hal ini dapat dilakukan dengan menurunkan sekring atau memutus aliran listrik di area tersebut. Setelah itu, padamkan api dengan alat pemadam yang tepat.

Kebakaran listrik yang termasuk dalam api kelas C harus dipadamkan dengan pemadam yang bersifat non-konduktif. Air dan busa atau ataupun meaterial lain berbasis air tidak dapat dipergunakan untuk memadamkan kebakaran listrik karena sifatnya yang konduktif (mengalirkan listrik). Apabila Anda mencoba memadamkan kebakaran listrik dengan air, maka besar kemungkinan Anda akan tersengat listrik mengingat sifat air yang konduktif. Untuk itu, sangatlah penting untuk menggunakan alat pemadam yang mampu memadamkan api kelas C dari kebakaran listrik dengan aman dan efektif.

APAR untuk Api Kelas C

APAR yang paling tepat untuk memadamkan api kelas C pada kebakaran listrik adalah APAR tipe C. APAR tipe ini mengandung material non-konduktif yang aman bagi pengguna

Tersedia dua pilihan APAR yang tepat untuk memadamkan api tipe C yaitu:

  1. APAR Karbondioksida

APAR dengan material pemadam karbondioksida atau CO2 merupakan pilihan tepat untuk memadamkan api tipe C pada kebakaran listrik karena CO2 disini menutup akses oksigen yang menjadi salah satu elemen api. Selain itu, CO2 yang disemprotkan mampu menekan suhu panas api untuk proses pemadaman yang efektif.

  1. APAR dry powder.

APAR CE 3 kg

APAR dengan kandungan material pemadam dry powder juga menjadi pilihan tepat untuk memadamkan api tipe C. Kandungan bahan kimia dalam APAR tipe ini adalah monoammonium phosphate, potassium bicarbonate, dan potassium chloride. Kandungan bahan kimia tersebut bekerja dengan cara memisahkan oksigen dan bahan bakar listrik sehingga tidak dapat menimbulkan api.

APAR dengan kandungan material pemadam tersebut ditujukan untuk memadamkan api dari kebakaran listrik. APAR dengan kandungan dry powder memiliki kemampuan untuk memadamkan bukan hanya api kelas C untuk kebakaran listrik, namun cocok juga untuk api kelas A dan B. Tidak heran bila APAR dry powder menjadi populer karena sifatnya yang multifungsi.

Pencegahan Kebakaran Listrik

Tahukah Anda bahwa banyak kasus kebakaran listrik dapat dicegah? Menyediakan APAR untuk kebakaran listrik adalah tindakan keamanan yang sangat penting, namun jangan pula mengabaikan tindakan sederhana lain yang mampu mencegah kebakaran ini terjadi sejak awal.

Mengenali Ciri dan Tanda Peringatan Kebakaran Listrik

Sebelumnya, ada beberapa ciri atau tanda peringatan kebakaran listrik yang perlu Anda waspadai. Apabila:

  1. Sering mati lampu secara tiba-tiba
  2. Bau terbakar yang tidak dapat ditemukan sumbernya
  3. Outlet listrik yang berubah warna seperti terbakar

Apabila Anda menemukan tanda-tanda tersebut, segera hubungi teknisi listrik untuk melakukan pengecekan dan perbaikan sesegera mungkin.

Langkah Pencegahan Kebakaran Listrik berdasarkan Penyebab

Cara terbaik dalam mencegah kebakaran listrik adalah dengan mengenali kemungkinan penyebab munculnya api:

  1. Kerusakan pada outlet listrik dan peralatan elektronik

Lakukan pemeriksaan secara teratur pada outlet listrik pada hunian dan area kerja. Apakah ada kabel yang terbuka? Apakah kabel tersebut aman dari percikan air?

stop kontak

Selain itu, lakukan pengecekan pada peralatan elektronik yang Anda pergunakan. Apakah ada kabel yang lepas atau terekspos udara? Kabel yang terekspos seperti ini dapat menyalurkan panas ke permukaan dan memicu percikan api. Lakukan pengecekan dan perbaikan yang dibutuhkan sesegera mungkin.

  1. Sistem wiring

Mintalah bantuan teknisi listrik untuk mengecek sistem wiring atau kabel di bangunan Anda. Sistem wiring yang sudah tua akan mengalami kesulitan untuk menangani peningkatan penggunaan peralatan listrik yang bertambah setiap tahunnya. Perbaikan atau penggantian sistem wiring akan meningkatkan kapasitas kerja sekaligus mencegah kebakaran listrik.

  1. Fixture lampu

Hindari penggunaan daya listrik bola lampu melebihi kapasitas yang tersedia.

  1. Penggunaan extension cords yang berlebihan

Berhati-hati dalam penggunaan extension cords. Hindari penggunaan peralatan listrik yang terhubung pada extension cords dalam waktu lama.

Secara umum, tindakan pencegahan terhadap kebakaran listrik sangatlah sederhana. Lakukan pengecekan terhadap kondisi dan sistem wiring secara berkala, jangan overload sirkuit listrik Anda, jangan mempergunakan banyak colokan listrik dalam satu tempat, pastikan kondisi kabel aman, pergunakan jasa teknisi listrik terpercaya, dan selalu sediakan APAR untuk memadamkan kebakaran listrik yang tepat di rumah Anda.

Saat Terjadi Kebakaran Listrik

Saat terjadi kebakaran listrik, segera ambil langkah-langkah berikut:

  1. Menghubungi pemadam kebakaran
  2. Matikan sumber listrik untuk membantu mencegah api menjalar lebih luas dan memastikan api lebih mudah dipadamkan
  3. Melakukan pemadaman dengan APAR untuk kebakaran listrik tipe karbondioksida atau dry powder.
  4. Apabila api terlanjur membesar, selamatkan diri Anda dan biarkan tenaga professional pemadam kebakaran untuk memadamkan api tersebut.

Pemilihan APAR untuk Kebakaran Listrik

kelas kebakaran

Pemilihan APAR untuk kebakaran listrik merupakan hal yang tidak boleh Anda abaikan begitu saja. Pastikan untuk menyediakan APAR di hunian dan tempat kerja masing-masing. Untuk pilihan tipe dan ukuran APAR, temukan ragam pilihan terbaik dari APAR Tonata. APAR Tonata karbondioksida dan APAR dry powder (ABC) tersedia dalam berbagai pilihan ukuran seperti 3 dan 5 kg yang cocok untuk kebutuhan hunian dan lingkungan kerja Anda.

Klik link disini untuk cari tahu harga APAR Tonata: Tokopedia.

barisan DCP_WATERMARKTOKPED

[mc4wp_form id=”2225″]